27
Mon, Jan
11 New Articles

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Red Hat, Inc., penyedia solusi open source, mengungkapkan bahwa semakin banyak perusahaan enterprise di Asia Pasifik yang ingin menerapkan inovasi terbuka untuk mempercepat pencapaian hasil bisnis. Hal ini ditunjukkan oleh sejumlah perusahaan di Australia, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, dan Singapura yang berpartisipasi dalam program residensi Red Hat Open Innovation Labs di wilayah Asia Pasifik.

Add a comment

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Kimia Farma dan Pertamina menempati urutan teratas di antara lebih dari 30 kandidat dan meraih penghargaan Enterprise Innovation Award tahunan yang diadakan oleh Asia IoT Business Platform (AIBP). Diluncurkan pada tahun 2017, Enterprise Innovation Award menganugerahkan penghargaan kepada perusahaan-perusahaan enterprise di Asia Tenggara yang memulai inisiatif transformasi digital dalam perusahaan mereka.

Add a comment

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Pameran Global Sources Electronics Indonesia dimulai hari ini (5/12/19) di Jakarta Convention Center (JCC), yang akan memberikan peluang bagi para pelaku bisnis di Indonesia untuk bertemu dengan lebih dari 350 pemasok berkualitas dari Cina, Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, dan Indonesia. Pameran ini merupakan kesempatan emas bagi para pembeli Indonesia untuk memperluas sumber elektronik mereka, mengikuti perkembangan inovasi terbaru, dan menemukan mitra bisnis potensial.

Pameran ini akan terbagi menjadi tiga kategori utama, yakni Produk Elektronik, Aksesoris Seluler, dan Komponen Elektronik & Power Supplies. Beberapa produk yang ditampilkan adalah produk elektronik untuk rumah, produk audio, produk komputer, periferal komputer, smartphone dan tablet, power supplies, konektor, konsol game dan keyboard, dan lainnya. Peserta pameran terdiri dari pemasok untuk beberapa merek elektronik paling terkenal di dunia.

Pameran selama tiga hari ini menawarkan layanan pencocokan bisnis (business-matching) yang menghubungkan buyer dengan supplier, yang saat ini tercatat sebanyak lebih dari 400 pertemuan business-matching telah dijadwalkan selama pameran berlangsung. Acara ini juga menandai model bisnis O2O dari Global Sources yang hadir perdana di Jakarta. Model bisnis ini memungkinkan pembeli memesan sampel dengan peserta pameran secara online, setelah kunjungan mereka.

“Global Sources secara aktif mendukung Indonesia sebagai Sumbu Maritim Dunia di bidang perdagangan, industri, investasi, e-commerce, dan lainnya. Serta pesatnya perkembangan industri elektronik di Indonesia, telah meningkatkan permintaan atas inovasi produk elektronik secara terus menerus, yang tentunya Global Sources Electronics Indonesia sangat mendukung hal ini dengan menghadirkan pameran sumber barang kelas dunia di Indonesia,” ujar Hu Wei, CEO Global Sources.

Selama pameran, akan ada beberapa diskusi panel di panggung utama. Seperti idEA yang membawakan materi mengenai “Global Sources for Global Market”. Kemudian AsiaCommerce mengenai “Bagaimana cara memulai bisnis ekspor-impor Anda dengan mudah”, serta Yayasan Pejuang Online dengan “Milad Akbar III Pejuang Online”. Di panggung bagian luar, digelar seminar-seminar yang diadakan oleh ASISINDO, GINSI, Indotrading, dan Indonetwork.co.id yang akan membahas segala hal tentang bisnis ekspor-impor dan isu-isu terkini di industri. Sementara Importir.org akan memimpin diskusi setiap hari di Panggung Importir mengenai peluang bisnis di industri ekspor-impor.

Selain itu, di acara Global Sources Electronics Indonesia ini, seri seminar hadir dengan tema-tema menarik, termasuk “Transforming Our Lives with 5G”, “Redefining Sound Experience with Audio Technology”, “Strategi Smart Sourcing & Supply Chain”, serta “Strategi Ritel Online & Mobile.” Toerangga Putra, selaku Project Director dari Global Sources Electronics Indonesia dan juga President Director dari Adhouse Clarion Events menambahkan bahwa “para hadirin yang mengikuti seminar di Global Sources Electronics Indonesia berkesempatan melihat teknologi masa depan yang dapat mereka nantikan di tahun 2020 dan seterusnya, serta mencari tahu cara memperoleh akses ke teknologi secara lebih mudah melalui model global sourcing yang lebih baik.”

Beberapa peserta pameran yang telah mengkonfirmasi partisipasi mereka dalam ajang ini adalah perusahaan peralatan komputer terbesar di Indonesia, Zyrex (Booth 2B02); Dongguan Siteng Electronics Co. Ltd. (Booth 2A02), perusahaan produsen aksesori seluler dengan empat pabrik di Dongguan; Guangzhou Bewin Electronics Co. Ltd. (Booth 2B16), perusahaan produsen aksesoris seluler dan komputer yang berdiri pada tahun 2007; Shenzhen Jado Technology Co. Ltd. (Booth 2D02), salah satu produsen car recorder/car DVR dan dash-cam terkemuka di China; Zhongshan City Litai Electronic Industrial Co. Ltd. (Booth 2E04), perusahaan penyedia produk audio berkualitas tinggi terkemuka, termasuk sistem Hi-Fi mikro, sistem Hi-Fi valve, speaker Bluetooth, dll., dengan lebih dari 1.000.000 set output setiap tahunnya; MOLANCANO Co. Ltd., produsen yang mengembangkan dan mendistribusikan aksesori dan gadget smartphone, serta perusahaan profesional di bidang OEM dengan teknologi luar biasa dan kapasitas produksi tinggi; Shenzhen Kingboll Electronic Technology Co. Ltd., perusahaan penyedia berbagai produk termasuk speaker Bluetooth, headset Bluetooth, speaker backpack, power bank, dll., serta masih banyak lagi.

Global Sources Electronics Indonesia mendapat dukungan besar dari kamar dagang Indonesia dan organisasi-organisasi bisnis termasuk AsiaCommerce, ASISINDO, GINSI-DKI Jakarta, HIPPINDO, idEA, Importir.org, Indonetwork, Indotrading, Yayasan Pejuang Online dan Zyrex, dan mengadakan 46 konferensi selama Simposium Pasar Industri, dengan para pakar industri terkemuka berbagi tren-tren pasar terbaru, perkembangan industri, dan strategi pembelian.

“Global Sources bertujuan meningkatkan upayanya di Indonesia di masa mendatang,” tutur Hu Wei, “serta meletakkan dasar yang kuat bagi para pemasok China untuk berekspansi ke luar negeri.”

Add a comment

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Famous Allstars (FAS) resmi meluncurkan platform Allstars.id yang menghubungkan brand dengan lebih dari 20.000 akun influencers terdaftar secara mudah. Allstars juga menggandeng komunitas pelapak Bukalapak untuk meningkatkan strategi pemasaran mereka.

Allstars.id merupakan platform influencers yang didesain untuk menghadirkan solusi paling mudah dengan tujuan dapat menjangkau influencer yang paling tepat dalam mengimplementasikan strategi pemasaran dari usaha kecil dan menengah di Indonesia, mulai dari nano, micro, macro, sampai top tier influencer. Terdapat puluhan ribu influencers dari berbagai platform media sosial, yaitu Instagram, Facebook, Twitter, Youtube dan mewakili berbagai jenis industri seperti Travel, Fashion, F&B, Beauty, Mom & Parenting dan lain lain.

“Allstars adalah platformnya para influencer dan brand bertemu. Kami melihat ada kebutuhan yang besar dari usaha kecil dan menengah di Indonesia terhadap influencer dalam rangka meningkatkan brand awareness terhadap perusahaan dan produk mereka. Tetapi ada persepsi bahwa influencer itu mahal, oleh sebab itulah platform kami hadir untuk membantu para pemilik brand, Allstars menawarkan banyak keuntungan yang luar biasa bagi usaha kecil dan menengah di Indonesia yang memanfaatkan platform ini untuk melakukan pemasaran produk maupun brand mereka,” kata Alex Wijaya, Business Director Famous Allstars.

Allstars.id mempertemukan perusahaan usaha kecil dan menengah di Indonesia dengan influencer yang tepat bagi mereka melalui dua fitur utama: Allstars Assistant dan Allstars Project. Allstars Assistant akan menghubungkan brand dengan influencer yang sesuai dengan target marketnya untuk menjalankan strategi pemasarannya melalui penerbitan konten-konten yang didesain khusus bagi brand tersebut. Adapun Allstars Project akan membantu brand terhubung dengan influencer yang sesuai dengan anggaran dan meraih awareness melalui konten yang sudah dipersiapkan sendiri. Melalui dua fitur ini, Allstars siap membantu brand meningkatkan awareness, menjangkau audience yang lebih luas serta membuktikan kredibilitas di pasaran.

“Sejauh ini dalam menjalankan campaign di Allstars, kami banyak mendapat kemudahan. Selain flow dan proses di Allstars yang sangat praktis dan sistematis untuk membuat sebuah campaign, keperluan kami terhadap influencer yang diinginkan juga bisa didapat dengan mudah. Selain itu, waktu yang dibutuhkan untuk mencari influencer juga tergolong cepat, sehingga kami cukup terbantu dalam menjalankan campaign marketing perusahaan kami dengan waktu yang singkat.” Kata TjoekWidharyoko, CMO Ropang OTW.

Brand dapat menggunakan fitur-fitur unggulan Allstars hanya dengan lima langkah sederhana. Langkah pertama daftarkan brand, lalu pilih fitur yang diinginkan antara Allstars Assistant atau Allstars Project, setelah itu brand diharuskan mengisi brief sesuai keinginan, dilanjut dengan top up saldo untuk biaya yang dibutuhkan, untuk yang terakhir brand dapat review influencer dan konten yang disediakan.

 

Add a comment

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Luno, perusahaan global penyedia platform di bidang aset kripto yang telah beroperasi di lebih dari 40 negara di Eropa, Asia Tenggara dan Afrika. Luno mulai beroperasi di Indonesia pada tahun 2016 untuk menyediakan platform untuk membeli, menyimpan dan mempelajari aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum dengan aman dan mudah. Perkembangan Bitcoin di Indonesia telah melewati berbagai tantangan

Perkembangan harga Bitcoin sejak pertama kali dikenalkan hingga saat ini telah mengalami peningkatan yang signifikan dan terbilang fluktuatif. Harga Bitcoin pernah mencapai titik tertinggi di akhir tahun 2017 kemudian mengalami tren penurunan di sepanjang tahun 2018.

Claristy, Country Head of Growth Luno Indonesia mengatakan “Kami optimis Bitcoin akan tumbuh lebih positif di tahun ini. Perlu diketahui bahwa sebenarnya harga (price) dan nilai (value) adalah dua hal yang berbeda; price yang kita lihat sekarang ini murni dipengaruhi oleh permintaan, penawaran dan berita dunia, sementara value merupakan nilai kegunaan dari Bitcoin, semakin banyak orang dan perusahaan yang menggunakan Bitcoin atau teknologi yang mendukungnya maka value dari Bitcoin akan semakin tinggi.”

“Selain itu perkembangan harga Bitcoin perlu dilihat dalam rentang waktu yang lebih panjang misalnya 5 atau 10 tahun, dari rentang waktu tersebut kita akan dapat melihat pertumbuhan harga Bitcoin tetap dalam tren peningkatan dan harga Bitcoin sekarang masih lebih tinggi bila dibandingkan dengan harga 5 atau 10 tahun lalu.” tambah Claristy.



Sebagai teknologi baru, Bitcoin menghadapi berbagai tantangan yang perlu dilalui sebelum dapat diterima secara luas. Tahun 2018 disebut-sebut sebagai ‘Musim Dingin’ bagi Bitcoin mengingat terjadinya penurunan harga Bitcoin. Namun Luno optimis tahun 2019 Bitcoin akan kembali tumbuh ke arah yang lebih positif.

Berikut ini adalah faktor-faktor yang menurut Luno akan mendukung pertumbuhan Bitcoin yang lebih positif di tahun 2019 di Indonesia:

● Regulasi
Melalui Peraturan Menteri Perdagangan RI No.99/2018 tentang Kebijakan Umum Penyelenggara Perdagangan Berjangka Aset Kripto, Bitcoin atau cryptocurrency lainnya telah ditetapkan sebagai aset kripto dan ditetapkan sebagai subjek komoditi yang dapat dijadikan subjek kontrak berjangka yang dapat diperdagangkan di bursa berjangka. Luno menilai ini adalah langkah awal yang positif dari pemerintah Indonesia untuk mendukung pertumbuhan Bitcoin dan industri aset kripto ke arah yang lebih positif, karena dengan disahkannya regulasi ini dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap Bitcoin di Indonesia.
● Dukungan dan keterlibatan dari investor dan perusahaan besar
Semakin banyak perusahan dan investor besar yang menaruh minat terhadap Bitcoin maka industri ini akan tumbuh semakin kuat. Hal ini telah terjadi di beberapa negara, yaitu perusahaan – perusahaan manajemen investasi besar telah menjadikan Bitcoin sebagai salah satu instrumen investasi alternatif dalam mengelola dana klien mereka yang bernilai jutaan Dolar Amerika Serikat.
● Edukasi aset kripto
Melalui dukungan dari media dalam menyampaikan informasi dan pengetahuan yang lebih banyak mengenai Bitcoin dan aset kripto lainnya, maka tingkat pemahaman masyarakat Indonesia terhadap Bitcoin akan semakin baik dan dapat meningkatkan minat mereka terhadap Bitcoin. Di sisi lain, Luno juga berencana akan semakin aktif untuk melakukan kegiatan edukasi masyarakat, baik secara offline maupun online.
● Pemahaman terhadap Kegunaan dari Bitcoin Wallet atau Dompet Bitcoin
Masyarakat Indonesia mulai memahami kegunaan Bitcoin Wallet; teknologi baru yang memberikan cara baru untuk orang melakukan investasi dan mengirim dana dengan lebih cepat, mudah dan biaya transaksi yang lebih murah.

Faktor-faktor di atas menjadi perhatian utama Luno di tahun 2019 dalam memberikan edukasi Bitcoin kepada masyarakat Indonesia sekaligus memperkenalkan platform Luno kepada masyarakat Indonesia untuk melakukan transaksi jual-beli Bitcoin di Indonesia.

“Kami berterima kasih kepada para pelanggan Luno yang telah memberikan dukungan hingga saat ini. Luno akan terus berupaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan adopsi aset kripto di Indonesia, dengan menghadirkan produk aset kripto yang aman dan mudah, serta melakukan edukasi kepada masyarakat,” tutup Claristy.

Add a comment

Artikel Selanjutnya...