08
Sun, Dec
10 New Articles

Technology
Tools
Typography
Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Bell Textron Inc., perusahaan Textron Inc. dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) hari ini (27/11/19) merayakan pencapaian pengiriman pesawat ke-70 dari Bell untuk PTDI. Pesawat ini merupakan seri Bell 412EPI yang merupakan salah satu dari sembilan pesanan pesawat dari Angkatan Darat Indonesia awal tahun ini.

Dalam kontrak itu, Bell akan mengirimkan sembilan helikopter ke PTDI, yang kemudian akan melakukan penyesuaian sebelum dikirimkan kepada Angkatan Darat Indonesia.

“Hal ini merupakan tonggak penting bagi Bell dan PTDI dan membuktikan hubungan yang erat antara kedua perusahaan. Sudah sesoai jika helicopter yang ke 70 adalah seri Bell 412EPI, yang sudah dioperasikan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dalam berbagai misi selama lebih dari 20 tahun,”kata David Sale, Direktur Pelaksana, Asia Pasifik, Bell. “Kami berharap dapat bekerja sama dengan PTDI dalam memenuhi kebutuhan Tentara Nasional Indonesia.”

Pada tahun 2016, Bell dan PTDI menandatangani Pembaruan Perjanjian Industri dan Komersial yang memungkinkan kedua perusahaan untuk memperluas dukungan dan layanan mereka di Indonesia untuk operator helikopter Bell. Selain itu, PTDI memproduksi tail boom, perakitan pintu, tiang pintu, pylon dan duct untuk helikopter Bell 412 dan Huey II.

Bell telah hadir di Indonesia selama lebih dari 50 tahun dan talah memproduksi sekitar seratus sepuluh pesawat yang saat ini beroperasi. Bell di Indonesia memiliki kantor layanan resmi Bell, fasilitas pemeliharaan tersertifikat, dan engineer khusus untuk layanan pelanggan yang berlokasi di Jakarta.

bell2

David Sale, Managing Director Asia Pacific, Bell; Arif Andriyanto, Colonel, Indonesia Military Airworthiness Authority; Gatot Mulia Pribadi, VP Business Development and Marketing

PT Dirgantara Indonesia Persero (PTDI) akan memulai pengirimin sembilan helikopter dari Bell Textron Inc. berjenis Bell-412EPI kepada TNI Angkatan Darat sekitar pertengahan 2020 mendatang. Ibnu Bintarto, VP Sales PTDI menjelaskan, total nilai pengadaan helikopter serbu ini mencapai US$ 183 juta atau setara Rp 2,5 triliun. Proses perakitan helikopter jenis ini, memakan waktu 6-24 bulan, setelah itu PTDI akan memproses kelayakan operasi dan melatih pilot serta mekanik TNI AD. "Dengan seluruh proses, helikopter Bell-412EPI paling cepat baru bisa diserahkan pada pertengahan 2020," jelasnya pada acara Press Conference Kerjasama Bell dan PTDI di Shangri La Hotel Jakarta.

PTDI juga akan menyediakan persenjataan untuk TNI seperti gattling gun dari Dillon Aerospace dan peluru dari PT Pindad (Persero). Dimana saat ini dua unit helikopter jenis 412EPI telah dikirim oleh Bell dan ditempatkan di kantor operasional PTDI di Bandung, Jawa Barat. Sementara sebanyak lima unit helikopter jenis 0412EPI akan dikirim pada 2020. Sementara, dua unit helikopter lainnya masih menjalani proses manufaktur di AS. Proses perakitan juga memakan waktu karena pemerintah baru memberikan dana awal pada Desember 2019, lanjut Ibnu Bintarto.

Hingga saat ini, PTDI sudah mengirimkan 63 helikopter Bell Series kepada para pelanggannya di Indonesia. Tak hanya itu, perusahaan ikut memproduksi beberapa komponen helikopter Bell.

David Sale, Direktur Pelaksana, Asia Pasifik, Bell mengatakan "Kurang lebih intinya Bell 412EPI sudah mengalami banyak sekali tahap-tahap pembangunan. Helikopter seris Bell 412EPI sudah banyak mengalami tahap pengembangan dan merupakan seri terbaru yang paling baik dibandingkan produksi sebelumnya. Banyak fitur yang bisa memudahkam siapapun yang menggunakannya. Penggunannya juga sebenarnya bisa bemacam-macam (tidak hanya untuk angkatan darat).”

Gatot Mulia Pribadi, VP Business Development and Marketing PT DI menjelaskan pengiriman pesawat ke-70 hanya sebagai simbolis untuk merayakan kerja sama Indonesia dan Amerika Serikat (AS). “Dari sembilan pesaanan untuk TNI AD, dua unit sudah diterima PT DI dari Bell namun belum dilakukan penyesuaian. Sehingga terdapat tujuh unit helikopter seri tersebut yang belum dikirim Bell. Sekarang tujuh unit helikopter seri Bell 412EPI sedang dalam proses manufaktur dan asssembly di Bell. Sehingga ada 72 helikopter seri Bell 412EPI yang kita buat," lanjut Gatot.

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS