11
Sun, Apr
10 New Articles
 
 
 

Event
Tools
Typography

Mutiara Harapan Islamic School (MHIS), salah satu sekolah Islam bertaraf internasional di Tangerang Selatan menggelar Workshop of Teachers Community (WTC) kelima yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 Februari 2021 secara virtual melalui aplikasi Zoom.

Acara tahunan kali ini mengusung tema 'Effective Implementation of Project Based Learning' , dengan tujuan memaksimalkan pemelajaran berbasis proyek (project based learning ) di level Preschool, Primary dan Secondary selama periode belajar dari rumah berlangsung.

steam2

“Kami senang sekali dapat kembali mengadakan WTC tahun ini walaupun dilakukan secara virtual. Merupakan komitmen kami untuk terus menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan guru-guru dari berbagai sekolah. Di workshop ini kami berbagi praktik kepada sesama pendidik tentang pemelajaran berbasis proyek dan mengintegrasikan teknologi informasi untuk memaksimalkan kegiatan pembelajaran. WTC merupakan salah satu kontribusi kami bagi pendidik dan dunia pendidikan,” kata Lita Mariana, Head of School Mutiara Harapan Islamic School.

WTC kali ini juga dihadiri oleh Drs. M. Taryono. M.Si. selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan yang memberikan sambutan dan menandatangani sertifikat untuk diberikan ke peserta WTC. Materi yang disampaikan dalam WTC ialah STEAM Education Framework oleh Indra Charismiadji, STEAM Project-based Learning serta mengenai digital literacy yang disampaikan oleh masing-masing divisi dari setiap tingkat yang ada di MHIS seperti Preschool, Primary, dan Secondary.

steam

Sejak pertama digelar pada 2017, WTC membuka kesempatan bagi para guru dari sekolah-sekolah yang berlokasi di sekitar MHIS baik sekolah umum ataupun privat untuk ikut berkontribusi bersama dalam membahas isu-isu yang ada di dunia pendidikan dan berbagi informasi-informasi bermanfaat yang dapat diimplementasikan oleh para guru di sekolahnya masing-masing.

MUTIARA HARAPAN ISLAMIC SCHOOL (MHIS) adalah sekolah Islam swasta yang berlokasi di Tangerang Selatan, Indonesia. MHIS menggunakan kurikulum Cambridge sejak 2012 dan telah menjadi Sekolah SPK (Satuan Pendidikan Kerjasama) yang sebelumnya dikenal sebagai 'Sekolah Internasional' sejak Januari 2015 dan telah diakreditasi 'A' oleh pemerintah. MHIS berdedikasi untuk membina siswa dengan metode pendidikan Islami dan inovatif, mendukung perkembangan mereka menjadi individu yang mulia secara spiritual, moral, dan etis, serta membimbing mereka menuju keunggulan akademik, dan kemampuan kepemimpinan yang kuat.