11
Sun, Apr
10 New Articles
 
 
 

Technology
Tools
Typography

Kali ini kita membahas aneka sensor yang umumnya terdapat pada perangkat Android. Karena banyak pengguna Android tidak menyadari bahwa banyak sensor yang dapat difungsikan dengan beragam aplikasi gratis yang terdapat di Google Play. Nah, mau tau lebih detil tentang manfaat, fungsi atau cara kerja dari berbagai sensor pada perangkat Android? Berikut uraiannya.

3 Kategori Sensor
Perangkat Android pada dasarnya memiliki begitu banyak sensor, namun sensor tersebut dapat dikategorikan kepada 3 kategori besar yaitu sensor gerak, sensor lingkungan (sekitar) dan sensor posisi.

Sensor gerak umumnya mengukur kekuatan akselerasi dan kekuatan rotasi sepanjang tiga sumbu. Kategori ini meliputi kecepatan, sensor gravitasi, giroskop, dan sensor vektor rotasi. Sensor lingkungan mengukur berbagai parameter lingkungan seperti suhu udara, ambien dan tekanan, pencahayaan dan kelembaban. Termasuk juga didalamnya barometer, fotometer dan termometer. Sedangkan sensor posisi untuk mengukur posisi fisik perangkat dimana sensor orientasi dan magnetometer termasuk didalamnya.

Aneka Macam Sensor
Untuk lebih jelasnya, berikut manfaat, fungsi atau cara kerja dari berbagai sensor tersebut.

1.Accelerometer
Sensor ini berfungsi untuk mendeteksi apakah smartphone dalam posisi portrait (tegak) atau landscape (mendatar). Dengan begitu antar muka aplikasi akan menyesuaikan posisi dari smartphone. Sensor ini juga dapat dipakai sebagai kontroler pada saat bermain game. Misalnya pada balapan mobil, cukup miringkan ke kiri atau kanan jika ingin berbelok.

Penerapan dan manfaat dari sensor ini salah satunya adalah untuk mendeteksi pergerakan seperti ‘shake’ dan ‘tilt’. Dapat mengukur sudut bila digunakan pada aplikasi teknik, pergerakan langkah bila digunakan pada aplikasi medis atau mengetahui pergerakan saat Anda bermain game dan masih banyak lagi. Dalam penerapannya accelerometer biasa berkaitan dengan beberapa sensor lainnya.



2.Ambient Temperature
Ambient temperature adalah sensor yang berfungsi menyerupai termometer, sebagai pengukur suhu ruangan sekitar dalam derajat Celcius °C atau Fahrenheit °F.

Dalam penerapannya, manfaat dari ambient temperature, salah satunya adalah untuk mengetahui suhu ruangan kita berada sehingga anda dapat dengan mudah untuk beradaptasi, selain itu dapat juga dikembangkan untuk aplikasi teknik atau medis.



3.Sensor Temperature
Sensor temperatur adalah sensor yang berfungsi untuk mengukur temperatur. Fungsinya hampir sama dengan ambient temperature dan pada perangkat dengan versi ICS ke atas, sensor ini digantikan oleh sensor ambient temperatur.

4.Sensor Gravitasi
Sensor gravitasi adalah sensor yang berkaitan dengan gaya gravitasi dalam m/s2 yang diterapkan ke perangkat pada tiga sumbu fisik (x, y, z).  Ini mengukur komponen vektor gravitasi saat perangkat tersebut ketika istirahat atau bergerak perlahan.

Beberapa perbedaan antara accelerometer dan gravitasi adalah accelerometer memberikan kembali jumlah seluruh kekuatan diterapkan ke perangkat anda, sedangkan sensor gravitasi mengembalikan hanya pengaruh gravitasi. Jika anda ingin mengecualikan gravitasi dari percepatan, Anda dapat menggunakan filter high-pass atau hanya mengurangi nilai-nilai sensor gravitasi dari nilai-nilai sensor accelerometer namun tidak yakin metode mana yang memberikan presisi yang lebih baik.

Implementasi dan manfaat dari sensor gravitasi dapat digunakan dengan kontrol game dengan menggunakan gerak miring dapat juga digunakan pada beberapa aplikasi lain. Sensor ini biasa berkaitan dengan sensor lain seperti contohnya accelerometer dan lainnya.



5.Gyroscope
Gryoscope adalah sensor menilai rotasi perangkat pada rad/s sekitar masing-masing dari tiga sumbu fisik (x, y, dan z). Gyro sensor mendeteksi kecepatan sudut, yang dihitung dengan menggunakan data pengukuran diambil dari 3-axis untuk mengukur atau mempertahankan orientasi, dengan prinsip ketetapan momentum sudut.

Mirip seperti accelerometer yang mendeteksi rotasi smartphone. Namun yang membedakannya yaitu sensor ini tidak dipengaruhi oleh gravitasi sehingga tidak hanya dapat mendeteksi pergerakan atas-bawah. Mekanismenya adalah menggunakan sebuah gyroscope, yaitu sebuah roda berputar dengan piringan di dalamnya yang tetap stabil. Kita bisa membayangkan sebuah game pertempuran, dengan sensor ini, cukup menggerakkan ponsel ke atas, bawah, kiri, atau kanan jika ingin melihat lingkungan sekitar yang ada di dalam game.

Dalam penerapannya, gerakan yang dihasilkan dari gyroscope lebih halus dibanding sensor yang lain seperti accelerometer. Sensor gyro tidak terkait dengan gravitasi secara langsung karena sensor tersebut merupakan pendukung dari accelerometer yang telah melakukan perhitungan dengan perubahan gravitasi secara langsung.



6.Sensor Cahaya
Sensor cahaya adalah sensor yang berguna untuk mengukur tingkat ambient cahaya (iluminasi atau pengukur tingkat kecerahan cahaya).

Implementasi dan manfaat dari light sensor biasa digunakan untuk kontrol kecerahan layar ketika Anda berada pada suatu tempat dengan tingkat cahaya yang berbeda atau pada aplikasi kamera sehingga Anda tidak perlu repot mengatur tingkat kecerahan.

7.Linear Acceleration
Linear acceleration adalah mengukur gaya percepatan dalam m/s2 yang diterapkan ke perangkat di semua tiga sumbu fisik (x, y, dan z), termasuk gaya gravitasi.

Implementasi dan manfaat dari linear acceleration adalah untuk pemantauan percepatan sepanjang sumbu tunggal dan terkait dengan sensor lain seperti accelerometer contohnya.



8.Magnetic Field
Magnetic field adalah sensor untuk mengukur medan geomagnetik ambient di ?T. Kadang-kadang disebut sebagai ‘magnetometer’. Hal ini juga dapat digunakan dalam menentukan orientasi. Sensor magnetik mengukur kekuatan medan magnet dan fluktuasi, dan membagi pengukuran ke X, Y, Z dan komponen.

Implementasi dan manfaat dari magnetic field beberapa aplikasi kompas, detektor logam, prediksi letak dan masih banyak lagi.
 
9.Sensor Orientasi
Sensor orientasi adalah sensor perangkat berasal dari sensor percepatan 3-axis. Berikut 3 sumbu rotasi menunjukkan sudut antara vektor gravitasi dan proyeksi vektor gravitasi (yaw, pitch, roll).

Implementasi dan manfaat dari sensor orientasi, Anda dapat memperoleh matriks kecenderungan dan rotasi matriks untuk perangkat dengan menggunakan sensor gravitasi dan sensor medan geomagnetik dalam hubungannya dengan metode get Rotation Matrix, sehingga Anda akan memperoleh letak posisi perangkat.



10.Sensor Tekanan
Sensor tekanan adalah sensor yang digunakan untuk mengukur tekanan udara ambien di hPa atau mbar. Sering kali sensor ini disebut sebagai barometric sensor.

Implementasi dan manfaat dari pressure sensor dapat Anda gunakan untuk mengukur tekanan udara. Sensor ini sangat penting digunakan buat Anda yang bekerja sebagai team SAR atau pecinta alam. Sensor ini juga dapat digunakan untuk menghitung ketinggian posisi (altimeter) dan masih banyak lagi. Selain itu banyak sekali pengembangan lain seperti contohnya untuk menghitung tekanan angin pada ban (bike tire pressure system). Namun tidak semua perangkat Android memiliki sensor ini.

11.Proximity
Proxymity adalah sensor yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan suatu object tanpa kontak fisik dari objek yang ada didepannya. Mulai dari nol hingga beberapa milimeter. Karena itu sensor ini berada di depan bagian atas.

Dalam penerapannya, sensor ini dapat mematikan layar secara otomatis saat kita menelpon. Anda juga dapat mengoptimalkan sensor tersebut untuk memutar musik, screen off atau masih banyak lagi.

12.Sensor Humidity
Sensor humidity adalah sensor yang berguna untuk mengukur ambient relatif kelembaban dalam persen (%).

Implementasi dan manfaat dari sensor humidity biasa berkaitan dengan sensor temperature untuk menghitung tingkat kelembaban dimana Anda berada. Dengan sensor ini Anda juga dapat menghitung kelembaban rumah atau dapat digunakan untuk menghitung kelembaban udara dan tanah.

13.Rotation Vector
Rotation vector adalah sensor untuk mengukur orientasi perangkat dengan menyediakan tiga unsur perangkat rotasi vektor. Implementasi dan manfaat dari rotation vector hampir sama dengan sensor gerak, namun sensor ini lebih mengacu pada pergerakan rotasi perangkat Anda.

Sebenarnya masih banyak sensor lainnya seperti ‘finger print & face detector’ (sensor sidik jari dan pendeteksi wajah), heart rate sensor (penghitung detak jantung) atau laser focus (fokus kamera dengan sistem laser).